Rumah / Produk / Kantong Aseptik / Kantong Aseptik Jus Buah Aluminium Laminasi
  • Parameter Teknis
  • Kekuatan Perusahaan
  • Ada pertanyaan?
Ketika suatu produk dikemas dalam kantong aseptik, kemasan kantong aseptik harus dirancang dengan cermat untuk memenuhi standar kebersihan dan keselamatan yang ketat.
Tas dirancang dengan sangat presisi untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kebersihan dan keselamatan yang paling ketat. Mulai dari pemilihan bahan mentah hingga proses pembuatan, setiap langkah difokuskan secara ketat pada kualitas. Parameter utama seperti kontrol suhu, kualitas segel, dan ketebalan lapisan film diuji secara ketat untuk memenuhi standar tinggi kantong aseptik.
Memilih tas aseptik yang diproduksi sesuai dengan peraturan menjamin keamanan dan kualitas produk. Baik itu produk susu, konsentrat jus, atau aplikasi lainnya, perusahaan kami mempertahankan standar produksi yang tinggi.



Sertifikat Kehormatan
  • Laporan Uji SGS
  • h3
  • h2

Lingkungan kerja kami

  • Perusahaan di Luar
  • Perusahaan di Luar
  • Lobi Perusahaan
  • Tembok Kehormatan
  • kantor
  • Peralatan Bengkel
  • Peralatan Bengkel
  • Peralatan Bengkel
  • Peralatan Bengkel
  • Peralatan Bengkel
  • Lingkungan Pabrik
  • Lingkungan Pabrik
Berita
Tinggalkan pesan

Pengetahuan industri

Bagaimana desain Kantong Aseptik Jus Buah Aluminium Laminasi dapat nyaman bagi konsumen? Apakah ada desain manusiawi yang mudah dibuka, mudah dituang, dan mudah dibawa?

Perancangan Kantong Aseptik Jus Buah Aluminium Laminasi harus fokus pada bagaimana memudahkan penggunaan konsumen, termasuk elemen desain yang manusiawi seperti mudah dibuka, mudah dituang, dan mudah dibawa. Berikut adalah beberapa saran desain khusus:
Desain yang mudah dibuka:
Bukaan sobek: Rancang bukaan sobek yang jelas pada bagian atas atau samping tas, sehingga konsumen dapat dengan mudah merobek tas sepanjang garis sobek yang telah ditentukan.
Film yang mudah sobek: Gunakan bahan film yang mudah sobek pada bukaan sobek untuk memastikan konsumen dapat merobek tas dengan mudah dan lancar tanpa menggunakan alat tambahan.
Bukaan penutup atau pengeriting: Rancang penutup atau bukaan pengeriting yang dapat ditutup kembali untuk memudahkan konsumen menghemat jus ketika mereka belum selesai meminumnya dalam satu waktu.
Desain yang mudah dituangkan:
Mulut miring: Rancang mulut miring ke bawah pada bukaan kantong agar sari buah keluar lebih lancar dan mengurangi percikan.
Garis panduan penuangan: Rancang garis panduan atau alur di dalam kantong kemasan untuk membantu jus mengalir keluar sepanjang jalur yang telah ditentukan, sehingga meningkatkan akurasi dan kontrol penuangan.
Bentuk bagian bawah: Desain bagian bawah kantong kemasan rata atau agak cembung agar tetap stabil saat diletakkan dan mencegah sari buah terciprat akibat guncangan saat dituang.
Desain yang mudah dibawa:
Cincin tangan atau pegangan: Tambahkan cincin tangan atau pegangan di bagian atas atau samping tas kemasan untuk memudahkan konsumen dalam mengangkat dan membawanya.
Ukuran dan bentuk: Pilih ukuran dan bentuk tas kemasan yang sesuai dengan kebiasaan penggunaan dan preferensi konsumen sasaran. Secara umum, desain yang ringan dan kompak lebih mudah dibawa.
Desain lipat: Rancang beberapa bagian yang dapat dilipat pada tas kemasan agar mudah dilipat setelah digunakan agar mudah disimpan dan dibawa.
Desain manusiawi lainnya:
Label dan logo: Tandai dengan jelas merek, nama, tanggal produksi, umur simpan, dan informasi lain dari produk pada kantong kemasan untuk memudahkan identifikasi dan pemilihan konsumen.
Jendela transparan: Rancang jendela transparan pada kantong kemasan sehingga konsumen dapat melihat warna dan keadaan jus secara intuitif serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam membeli.
Desain anti selip: Tambahkan beberapa tekstur atau lekukan anti selip di bagian bawah atau samping tas agar tidak tergelincir saat diletakkan atau dibawa.

Teknologi pemrosesan aseptik manakah yang digunakan Kantong Aseptik Jus Buah Aluminium Laminasi untuk memastikan jus tetap steril selama pengemasan dan penyimpanan?

Saat membuat Kantong Aseptik Jus Buah Aluminium Laminasi, untuk memastikan jus tetap steril selama pengemasan dan penyimpanan, dua teknologi pemrosesan aseptik utama berikut biasanya digunakan:
Waktu Singkat Suhu Ultra Tinggi (UHT):
Prinsip: Jus dipanaskan hingga suhu yang sangat tinggi (biasanya di atas 135°C) dalam waktu yang sangat singkat, dan kemudian dengan cepat didinginkan hingga suhu yang sesuai (seperti 30-40°C).
Keunggulan: Cara ini secara efektif dapat membunuh mikroorganisme di dalam jus, termasuk bakteri, ragi dan jamur, sehingga menjamin sterilitas jus. Pada saat yang sama, karena waktu pemanasan yang singkat, hilangnya warna, aroma, rasa dan nutrisi pada jus menjadi sedikit.
Metode pengoperasian: Sterilisasi pemanasan langsung dapat digunakan, yaitu uap bertekanan tinggi langsung disemprotkan ke jus untuk memanaskannya dengan cepat; sterilisasi pemanasan tidak langsung juga dapat digunakan, seperti menggunakan penukar panas pelat, penukar panas tabung atau penukar panas tergores untuk pemanasan.
Waktu Singkat Suhu Tinggi (HTST):
Prinsip: Mirip dengan UHT, tetapi suhu dan waktu pemanasan sedikit berbeda. HTST biasanya memanaskan jus ke suhu yang lebih rendah (seperti 70-85℃) dan menyimpannya dalam waktu singkat (beberapa detik hingga puluhan detik), lalu mendinginkannya dengan cepat.
Keuntungan: Meskipun efek sterilisasinya mungkin sedikit lebih rendah dibandingkan UHT, HTST lebih lembut pada beberapa komponen jus yang sensitif terhadap panas dan dapat mempertahankan nutrisi dan rasa jus sampai batas tertentu.
Metode pengoperasian: Mirip dengan UHT, pemanasan langsung atau tidak langsung dapat digunakan untuk sterilisasi.
Dalam memilih teknologi pengolahan aseptik tertentu, perlu mempertimbangkan komposisi, karakteristik dan kebutuhan target pasar jus. Misalnya, untuk jus dengan sensitivitas panas tinggi, teknologi HTST mungkin diperlukan untuk mengurangi hilangnya nutrisi dan rasa; sedangkan untuk jus yang perlu disimpan dalam waktu lama atau diangkut dalam jarak jauh, teknologi UHT mungkin diperlukan untuk menjamin keamanan dan stabilitas produk.